kasih melalui pertolongan dan perhatian

Banyak orang yang bilang (entah menyindir atau tidak):
“Kamu itu kok baik banget sih rii..”
“Kamu sibuk bantuin orang terus sih yaa..”
Blablablabla..
Dan aku hanya menjawab dengan senyuman ataupun dengan jawaban “ya kan nolong orang nggak ada salahnya.”.

Ya, makin kesini, aku akui, memang aku makin banyak nolongin orang. Terutama penelitian orang, konsultasi orang, ataupun hal-hal bentuk perhatian kecil untuk teman-teman disekeliling. Padahal terkadang aku mikir “aku nolongin orang terus, tapi TA’ku sendri siapa yang nolongin ya?” atau “aku perhatian sama orang terus, tapi siapa yang perhatian sama aku ya? Kayak aku lagi sakit lagi down gini, kok ya nggak ada perhatian”. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, inilah namanya pelyanan. Menolong, mengasihi sesama tanpa pamrih, tanpa mengaharap balasnya.

Aku punya motto “selama aku mampu, aku akan menolong siapapun itu”. Aku selalu ingin menebarkan kasih. Entah kenapa sebagai anak Tuhan, yang aku imani paling penting itu adalah kasih.

Tahukah kalian, sesungguhnya ketika aku menolong kalian, perhatian ke kalian, bisa saja aku sedang dalam posisi mumet, atau capek, ataupun jenuh, ataupun kesal, dan semacamnya? Tapi setiap aku menolong, memberi perhatian, dan bertemu kalian, aku selalu mengawalinya dengan tersenyum dan melakukannya dengan keceriaan. Bukan munafik. Tapi kupikir, menolong orang itu ya dengan ikhlas, dengan sukacita, kalau dengan berat hati ya kesana-sana’nya kita membohongi diri kita sendiri, merasa terbebani dalam menolong, kalau gitu mending kita nggak usah nolongin atau menolaknya. Kalau aku, aku selalu melupakan sejenak seberapa capeknya aku, mumetnya aku, jenuhnya aku, dll, demi sebuah senyuman bahagia teman kita ketika kita berhasil menolongnya. Senyuman dan ucapan terimakasih, itu rasanya sudah cukup bagiku dan jadi obat buat aku, dan mematikan rasa capek, mumet, dll yang sebelumnya aku alami.

Mungkin beberapa orang diluar sana terheran-heran karena punya teman seperti aku ini, yang katanya baik, care, dan lain-lain. Ya, aku akui, aku senang mendengar pendapat kalian. Tapi aku akan lebih senang kalau kalian melihat bahwa itu lah yang diajarkan agamaku. Aku menolong siapapun termasuk yang beda agama. Aku amat sangat menghargai dan menghormati agama orang lain, karena aku pikir kalian punya alasan dan iman yang sama dengan aku dalam menganut agamaku.Untuk kalian yang masih terheran-heran. Inilah agamaku. Agamaku mengajarkan kasih dan pelayanan, terutama kepada sesama. Tidak perlu sungkan untuk menerimanya, karena kasih itu halal, tidak mengharapkan pamrih (balasnya) ataupun memaksa kalian untuk menerima ajaran agamaku. Hanya aku saja yang memang ingin memberikan kasih kepada kalian secara tulus.

Untuk kalian yang seagama denganku, terutama pria, jangan pernah merasa kalau aku memperlakukan kalian secara spesial, karena sebenarnya apa yang aku lakukan ke kalian sama halnya yang aku lakukan ke teman-temanku yang lain, seperti halnya aku ke teman wanita, maupun yang beda agama sekalipun. Lewat aksiku ini, aku ingin memberitahu kalian secara tidak langsung, bahwa di dunia ini masih ada kasih yang akan memberi harapan ketika kalian merasa jatuh dan sendiri. Masih ada kasih yang mampu membantu kalian untu tetap berdiri dan berjalan walaupun mungkin tidak berlari. Kasih itu ada untuk menguatkan setiap orang.

Pesan untuk kalian semua yang menerima kebaikan, perhatian, rasa sayang yang tulus dariku. Aku sama sekali tidak pamrih, tidak berharap balas supaya kalian berbuat seperti itu ke aku. Aku ikhlas. Yang aku harapkan dari kalian, kalian mampu berbuat seperti apa yang aku buat ke kalian, kepada orang lain, setidaknya satu orang satu, dan pada akhirnya akan berantai dan akan banyak tercipta kasih di dunia ini. Mimpi sederhana yang indah bukan?

Posisikan kamu yang berada di posisi orang yang meminta pertolongan 🙂

Advertisements

Categories: Daily Thought

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s