berkaca, baru berkata

Terkadang, orang itu ngomongin kejelekan orang lain, tanpa mereka sadar kalau dirinya sendiri seperti itu.

Dan ketika gue berada diposisi pendengar yang sedang mendengarkan kejengkelan mereka tentang orang tersebut, betapa dongkolnya mereka. Gue cuma bisa tersenyum dan berkata dalam hati “Hellloooooowww.. lo juga gitu kaliii..”

Kenapa nggak bilang langsung kalau dia juga sebenernya kayak gitu?
Karena setiap orang punya sejuta alasan untuk mengelak kenyataan. Dan kalau gue bilang kayak gitu, berarti gue harus sanggup menerima beribu alasan elak’an bahwa dia nggak seperti, atau bahkan harus berdebat. Dan gue benci perdebatan.

Advertisements

Categories: Daily Thought

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s