Hidup seorang NGO itu seperti JETSET

Banyak yang bilang hidup NGO itu seperti jetset: frequent flyer-nya platinum karena seringnya terbang kemana-mana, hidup dari satu hotel berbintang dan hotel berbintang lainnya, dibayar ratusan dollar per perjalanan.

Truth is, it feels a lot of glamorius than that. Bangun pagi buta, naik pesawat pertama bertiga atau berempat dengan rekan satu tim, sarapan di pesawat, tiba ditujuan langsung ke hotel, naruh barang, dan langsung site visit atau briefing untuk keesokan harinya.

Setiap hari on site alias survey lapangan. Keluar hotel pagi-pagi, balik ke hotel larut malam, begitu seterusnya. Kadang kalau lagi nggak di lapangan, pada kerja bareng di ruang makan hotel, di resto, atau kalau klien lagi baik disedia’in ruang khusus untuk kami kerja.

Yang jelas.. saat kerja lapangan, harus siap ketahanan kaki, berjalan berpuluh-puluh kilometer, gosong dibawah terik matahari, menjelajahi area (terkadang harus menjelajahinya sendirian) dengan berjalan kaki ataupun naik kendaraan umumnya. Anak manja nggak akan tahan kerja di NGO.

Berkeliaran di lapangan itu melelahkan sekaligus menyenangkan. Yahhh daripada duduk diam di depan layar komputer..

Tapi sertidaknya kisah saya ini bisa memberi bayangan ke kalian semua kalau.. pekerjaan saya tidak semenyenangkan apa yang kalian bayangkan selama ini, karena banyak orang yang mengira kerja saya “cuma jalan-jalan”.

Advertisements

Categories: Daily Thought

Tagged as: , , , , ,

3 Comments »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s