Jalan-Jalan dengan Mama (termasuk TIPS dan TRICKS)

Mamaku adalah seorang perawat yang sedari dulu jam kerjanya bergantung pada shift apa yang ia dapat. Jika mendapat shift pagi, akan berjaga dari jam 07:00 – 14:00, jika shift siang, maka akan berjaga dari jam 14:00-21:00, sedangkan shift malam, harus berjaga dari jam 21:00-07:00. Beliau bekerja di salah satu rumah sakit swasta di area Cikini, sehingga seringkali aku katakan kalau hidupnya hanya Cikunir – Cikini – Cikunir. (FYI, Cikunir adalah nama perumahan saya, haha).

Pekerjaannya sebagai perawat membuatnya tidak pernah merasakan rasanya weekend dan jika mendapat libur seringkali digunakan untuk tidur dan beberes rumah, maklum di rumah kami tidak ada pembantu. Semua penghuni rumah (mama, papa, dan saya) wajib bisa masak dan bersih-bersih rumah walaupun tidak se-bersih dan se-rajin mama saya). Untungnya, setelah mama saya pensiun dan hanya membantu dokter praktik 2 kali dalam seminggu, saya dan papa dapat mangkir dalam pekerjaan rumah tangga, HAHA.

Melihat kesehariannya seperti itu dari dulu dan sekarang dan jarangnya jalan-jalan karena lebih memilih menyimpan uangnya untuk masa depan kami, saya yang saat ini sudah bekerja dan mempunyai cukup tabungan berinisiatif memberikan kado ulangtahun yang berbeda tahun ini untuk mama saya. Kado tersebut adalah tiket pesawat dan booking’an hotel untuk liburan ke luar negeri. Yeay!!

Sebelum membeli tiket, saya sudah browsing terlebih dahulu untuk menentukan negara mana yang akan kami kunjungi. Kriteria utama adalah yang tidak perlu visa! Karena menurut saya akan ribet mengurusi visa di kala saya juga harus ngantor. Sedangkan yang kriteria kedua adalah… kota yang ramah turis, banyak landmark untuk foto selfie ala ibu-ibu jaman sekarang! HAHA. Kriteria terakhir, tentu saja yang harga tiketnya masih masuk dalam kantong saya. Untungya papa saya tidak suka traveling macam ini, beliau lebih senang traveling membawa mobil, memancing ikan, menikmati alam. Jadi, tiket cukup untuk saya dan mama saya.

Dari hasil pencarian, akhirnya saya dapat tiket pesawat murah ke HONG KONG, namun harus transit di beda-beda negara. Untuk perginya, saya dapat tiket Jetstar dan Tiger Air, namun harus transit di SINGAPORE. Sedangkan pulangnya, saya dapat tiket Air Asia dan transit di KUALA LUMPUR. Saya sengaja pilih tiket lepasan tidak round trip agar bisa mencicipi negara-negara tersebut. Mumpung harus transit, sayang kan kalau tidak sekalian main keluar.

             
(
kiri) bergaya di depan Merlion, Singapore, (kanan) dipaksa anaknya foto di Haji Lane, Singapore, supaya kekinian

Berbekal mengambil cuti di hari kejepit, akhirnya kami traveling selama 5 hari untuk 3 negara! Jadi, 1 hari di Singapore, 3 hari di Hong Kong, dan 1 hari di Kuala Lumpur.

Mama saya yang memang sedari dulu ingin sekali jalan-jalan ke luar negeri, namun karena keterbatasan Bahasa, akhirnya beliau hanya pernah main ke Penang, Malaysia, dan Thailand. Namun akhirnya, di tahun ini, di usianya tepat 62 tahun, beliau bisa merasakan negara lain yang dapat membukakan matanya bahwa dunia ini tidak sekecil Cikunir-Cikini, tidak sekecil Jakarta, tidak sekecil pulau Jawa, tidak sekecil Indonesia. Masih banyak negara, budaya, dan kepercayaan lain di dunia ini yang belum pernah ia lihat. Sepanjang kami traveling bersama, saya ibarat tour guide yang menjelaskan segalanya, dari mulai kebiasaan orang-orang di negara tersebut, kebudayaan mereka, kepercayaan mereka, hingga suatu kali ibu saya berkata “kok kamu bisa tahu sih? Sampai agama yang lain aja kamu paham betul.”


Batu Caves, Kuala Lumpur, goa-goa yang dulunya adalah tempat ibadah dan sekarang dijadikan mini museum. It likes another little India in Kuala Lumpur, karena selalu penuh dengan pengunjung ras India.

Big Budha, Hong Kong. Seriously, aslinya gede banget! Dan agak perjuangan mencapai ini, karena butuh menempuh hampir 1 jam perjalanan by bus dengan perjalanan seperti di Danau Toba, jurang! Haha. Another option, bisa naik cable car yang cukup mahal tapi worthed. Sayangnya sewaktu kita kesini, si cable car sedang dalam perbaikan rope’nya.

Ini anak-anak tangga yang berhasil Mamake lewati. Tadinya sudah saya tawarin untuk foto dari bawah saja daripada kenapa-kenapa kan yaa.. darah tinggi kumat, engsel lutut runtuh, lalala. Eh, emang dasar kalau sudah ada tekat dan niat, maka 220 anak tangga ini berhasil doi lewati.

HAHAHA.. saya hanya bisa menjawab dengan tawa. Karena tanpa orangtua saya sadari, saya memahami itu semua sendiri. Suku, agama, dan kebangsaan saya bukan alasan bagi saya untuk mengetahui dan mempelajari itu semua.

Vlog Ria and Mom!

Dari tulisan-tulisan di atas, secara tidak langsung saya sudah memberikan TIPS tentang pemilihan lokasi untuk liburan dengan orangtua (terutama mama/ibu-ibu). Sedangkan di bawah ini, saya akan memberikan TIPS and TRICKS liburan dengan mama/ibu-ibu:

1. Perhatikan apa saja yang mereka bawa saat packing! Ini penting banget, karena seperti pengalaman kemarin, hampir ¾ barang yang mama saya ingin bawa, saya keluarkan lagi dari koper dan saya bawelin karena bawa barang banyak banget.

2. Bawa topi. Membantu banget dari sinar matahari ataupun gerimis hujan. Daripada keluar-keluarin payung kan ribet.

3. Bawa semua obat-obat yang biasa orangtua kita butuhkan dan jangan lupa bawa Counterpain! (Nb: tiap orangtua punya penyakit yang berbeda, jadi penting banget ini guys, kalau ada apa-apa kan). Jangan lupa, obat-obat yang paling penting selalu taruh dalam tas yang selalu dibawa jalan yaa.. Seperti pengalaman saya kemarin, pengentalan darah mama saya kumat karena kami kepanasan, untungnya mama saya selalu bawa obatnya, jadi kami langsung istirahat dan tidur sebentar di sebuah restaurant.

4. Jangan panas-panasan. Selain bisa membuat mereka mudah letih, bisa membuat sakit juga entah saat itu, entah keesokan harinya.

5. Buat itinerary itu selalu penting tiap traveling, tapi kalau pergi dengan orangtua, banyakin waktu istirahat dan dalam satu hari cukup ke 1 hingga 3 tempat wisata saja. Mereka pasti sudah tidak kuat jalan.

6. Wajib beli nomer lokal, download offline map, print peta transportasi publik negara yang dikunjungi, karena orangtua kita akan bergantung pada kita. Mama saya selalu pasrah dan terima jadi saja, Kebanyakan perempuan itu tidak bisa baca peta, mama saya termasuk di dalamnya, saya? Tentu saja tidak, sudah terlampau dicekokin peta sedari kuliah, haha.

7. Tulis alamat hotel/penginapan di sebuah note kecil yang selalu dibawa orangtua. Jadi, once kita terpencar (amit-amit!) masih bisa balik ke penginapan. Ini jaga-jaga aja sih..

8. Bawa kamera/hp yang menghasilkan foto dengan kualitas bagus dan mudah ditransfer ke hp mama. Mereka biasanya langsung minta dikirimkan fotonya untuk langsung di upload di sosmed. Kalau hasilnya kurang bagus, habis deh kita. Makanya, kita sebagai anak harus pinter-pinter dan sering-sering kita fotoin supaya tidak dibawelin dan jadinya banyak opsi untuk dia kan. HAHA

9. Pura-pura bilang “dikit lagi kok” atau “sudah dekat, sebentar lagi sampai” atau “nggak jauh kok”. Kita harus pinter-pinter acting saat mengajak jalan kaki atau berkendara cukup jauh. Jangan lupa, alihkan juga pembicaraan supaya perjalanan semakin tidak terasa.

10. Perbanyak waktu belanja dan jangan lupa ingatkan dan pastikan oleh-oleh untuk siapa saja. Karena jarang traveling, biasanya ibu-ibu akan sembarangan beli oleh-oleh padahal tidak tahu untuk siapa. Untuk menghindari bagasi yang overload dan kerepotan membawanya, pastikan buat list oleh-oleh. Sesekali kita sebagai anak tidak apa-apa kok agak strict, haha.

Sekian cerita-cerita saya mulai dari alasan saya jalan-jalan dengan mama saya, ini bisa kalian lakukan juga loh (buat surprise disaat beliau ulangtahun), hingga TIPS and TRICKS jalan dengan mama/ibu-ibu. Semoga bermanfaat yaa readers!

Madame Tussaud Hong Kong, Mamake belum perbah ke tempat beginian. Saat saya tawari untuk masuk kesini dan melihat banyak patung lilin orang ternama yang rupanya menyerupai aslinya, dia semangat banget! Noraknya ndak ketulungan lagi minta difoto hampir di semua figure, tapi sejauh doi happy, yaa saya tambah semangat! HAHA

Mamake lagi dipaksa anaknya nyobain street food yang aneh-aneh, dari mulai gurita, buah-buahan antah berantah, dan masih banyak lainnya. HAHA.. mau aja lagian.

Dadaaaahh~~
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s