Kuliner Medan

Nelayan Restaurant dan Rumah Makan Garuda bukan lagi tempat makan yang hanya dapat disantap di Kota Medan, karena kedua restoran ini sudah menjamur dimana pun. Lalu, apa lagi sih tempat makan yang dapat direkomendasikan ketika main di Kota Medan?

Suatu hari, saya iseng untuk buat polling di Instagram saya untuk mengetahui jumlah massa yang penasaran tentang tempat-tempat yang bisa saya rekomendasikan di Kota Medan. Hasilnya . . . 95% mau banget! Walaupun ada voters 5% yang bilang nggak usah, haha.

Yup, dikarenakan keseringan perjalanan dinas ke Kota Medan, saya jadi berkesempatan menjajaki beberapa tempat, dan pastinya lebih banyak tempat makan yang saya kunjungi. Inilah beberapa tempat makan rekomendasi saya. Kamu juga bisa klik link untuk tahu lokasi pastinya yaa di tiap sub postingan ini.

 

*Ps: setiap orang punya selera yang berbeda, mungkin selera kamu berbeda dengan selera saya 😊

Sebelum baca rekomendasi saya, intip cuplikan lokasi-lokasi yang akan saya rekomendasikan yuk di video di bawah ini..

1. Mie Aceh Titi Bobrok

Mie Aceh Titi Bobrok enaknya minta ampun. Walaupun banyak isu miring tentang Mie Aceh ini, well.. selama dia enak dan masih bisa dimakan, why not? Hohoho.. Mie Aceh Titi Bobrok beralamat di Jl. Setia Budi No. 17 D (Lokasi Mie Aceh Titi Bobrok) dan buka dari pukul 11:00 – 22:00. Paling enak kalau kesini sekalian makan durian di Durian Palawi yang tinggal jalan kaki dari tempat mie Aceh ini.

Anyway, kalau kalian makan di Mie Aceh Titi Bobrok ini, menu yang menjadi favorit saya dan teman-teman adalah… Mie aceh tumis KEPITING, harga satu porsinya cukup Rp 17.500,- saja. Rasa kuah yang gurih dan wangi kaya akan rempah membuat rasa nikmat mie semakin menggugah selera. Disajikan bersama irisan acar bawang dan jeruk nipis serta ditemani dengan emping melinjo, irisan mentimun tiap porsinya, Mie Aceh Titi Bobrok tidak ada tandingannya..

Mie aceh tumis KEPITING

2. Tip Top Restaurant

Tempat makan di Medan yang satu ini terbilang sudah tua, berdirinya saja sudah sejak tahun 1929 silam. Restoran Tip Top berlokasi di Jl. Ahmad Yani (Lokasi Restoran Tip Top, Medan) dekat dengan rumah saudagar kaya asal tionghoa, Tjong A Fie. Sejak berdiri tahun 1929, RestoranTip Top tidak pernah sepi pembeli. Hingga saat ini Tip Top Restaurant masih menjadi pilihan tempat makan bagi para pelancong yang datang ke Medan. Jika kamu sedang berjalan-jalan di Jl. Ahmad Yani yang dulunya diberi nama Kesawan, mata kamu akan dimanjakan dengan pemandanngan era abad 20. Beberapa bangunan yang bergaya arsitek Belanda dan Eropa menghiasi jalan sepanjang kawasan ini.

Jalan Ahmad Yani, Kesawan

Bentuk restoran ini pun demikian, dari jaman dulu hingga sekarang sama, bergaya Eropa. Hal ini memang dibiarkan begitu, karena konsep restoran ini adalah Medan Tempo Doeloe. Jadi tak heran, warna coklat dari cat yang menghiasi dinding-dinding restoran, dan cahaya lampu bohlam yang kuning, menjadikan pemandangan seperti jaman dulu. Makanan yang ditawarkan disini beraneka ragam, ada makanan Western seperti steak ayam, salad, omelette; makanan Chinese, seperti cap-cay, fuyunghai; makanan Indonesia seperti gado-gado, kari kambing, dan nasi goreng; dan pastry seperti roti bakar, pancake, dan lain-lain. Ada juga es krim java dengan rasa kopi yang lezat. Harga yang dibandrol tidaklah mahal, relatif murah. Harga makanan di sini berkisar Rp. 15.000 hingga Rp. 40.000. Menu favorit saya disini adalah Nasi Goreng Spesial Tip Top (nasi goreng + ayam-ayam goreng-bakar + telur mata sapi + macem-macem deh printilannya, haha) dan tentu saja Es Krim! karena es krim mereka adalah es krim klasik, apalagi yang Moorkop!

Es krim Moorkop, Restoran Tip Top

Pelayanan para pelayan di sini sangat ramah, ciri-ciri para pelayan di sini adalah mereka mengenakan baju putih panjang, dan celana putih panjang, serta memakai topi putih, mirip seperti paskibra. Ini menjadi salah satu keunikan tersendiri. Mereka siap menghantarkan hidangan kalian dengan troli zaman dulu.

Pelayan dan interior di Restoran Tip Top Medan

3. Soto Sinar Pagi

Salah satu tempat makan yang menyediakan soto Medan yang nikmat adalah Soto Sinar Pagi. Soto Medan yang khas adalah yang berwarna kuning kehijau-hijauan, karena mengandung santan dan rempah. Dari warna kuahnya saja, mata sudah dibuat melirik, apalagi saat disantap. Yang membedakan Soto Medan dengan soto lainnya adalah penggunaan jinten (jintan) pada bumbunya.

Soto Sinar Pagi berada di Jalan Sei Deli No 2D, Silalas, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan (Lokasi Soto Sinar Pagi). Jika ingin menikmati Soto Medan yang lezat, sebaiknya datang di pagi dan siang hari, karena tempat makan ini hanya buka dari pukul 07:30 hingga 15:30. Soto Sinar Pagi ini disajikan dengan kuah santan kental dan kaya rempah yang disajikan bersama potongan daging sapi, perkedel, rempeyek dan sambal yang disajikan cukup unik, semacam sambal kecap dengan taburan bawang goreng.

Di sini juga disediakan agar-agar dingin yang disajikan di dalam gelas terbalik sebagai pencuci mulut. Selain soto, Rumah Makan Sinar Pagi juga menyediakan sop, nasi pecal, lontong sayur dan gado-gado.

Soto Sinar Pagi

4. Soto Udang Kesawan

Di Kota Medan terdapat satu soto unik dan jarang ditemui di tempat lain, yaitu soto udang, karena menggunakan udang sebagai isian utamanya. Soto ini bisa kita nikmati kelezatannya di Kedai Soto Kesawan yang berada di Jalan Ahmad Yani, No 116, Kelurahan Kesawan, Kota Medan. Kedainya berada tepat di seberang rumah besar Tjong A Fie, jadi berdekatan juga dengan Restoran Tip Top. (Lokasi Soto Udang Kesawan)

Udang pada Soto Udang Kesawan dibiarkan utuh namun sudah dibersihkan dari kulit dan kepalanya. Kuah soto dibuat dari perpaduan santan, kaldu udang, dan racikan bumbu yang aromanya sedap serta terasa segar dan gurih. Soto udang ini disajikan dengan nasi putih dalam piring terpisah. Kita juga dapat menambahkan perkedel kentang ke dalam soto agar kuahnya menjadi lebih kental dan lebih gurih.

Selain Soto Udang sebagai menu andalannya, di kedai ini juga menyediakan varian soto lain seperti Soto Daging, Soto Jeroan, dan Soto Ayam. Bahkan kita bisa memesan soto kombinasi yang berisikan udang dan daging sapi/ayam/jeroan. Lezatnya tentu sama, namun tekstur isiannya lebih kaya.

Soto Udang Kesawan

Kedai soto ini buka dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 15.00 sore. Namun, untuk menikmati soto udang ini sebaiknya kita datang sebelum jam makan siang. Karena soto udang ini cukup banyak peminatnya, soto ini sering sekali habis sebelum pukul 13:00. Kedai soto ini pun tempatnya sederhana dan tak begitu luas. Jika sedang ramai, kita harus rela sedikit berdesakan ketika menikmati soto.

Selain soto-sotoan, di tempat makan ini juga ada penjual suku India yang menjual martabak India dan Roti Cane. Martabak India yang hampir mirip dengan fuyunghai ataupun martabak telur sangat cocok untuk menemani kita menyantap soto. Sedangkan, Roti Cane sangat pas untuk hidangan penutupnya. Selamat mencoba!

Martabak India

5. Bihun Bebek Kumango Asie

“Mahal banget!” Inilah perkataan pertama saya kepada seorang teman setelah bayar bihun bebek yang telah saya santap di Kumango ini. Maklum saja, bihun mana yang harganya lebih dari 60 ribu rupiah dan hanya berupa kedai seperti ini. Yang lebih mengherankannya lagi, kedai ini tidak pernah sepi, selalu ramai pengunjung, bahkan sering harus mengantri (waiting list)!.

Setelah menyantap bihun bebek ini, barulah saya sadar kenapa bihun bebek ini mahal. Resep yang buat mahal adalah tulang bebek-bebek itu hancur karena dimasak dalam jangka waktu yang panjang, beserta ramuan bumbu lainnya sehingga benar benar diekstrak kaldunya, satu mangkok bihun bebek ini dihidangkan dengan rebusan sawi, bawang goreng, dan daun bawang serta sedikit siraman minyak wijen untuk menambah aroma pada bihun, suwiran daging bebeknya pun sangat banyak.

Bihun Bebek Kumango

Kalau kamu lirik meja lainnya, jangan heran jika banyak pengunjung yang minta nambah semangkuk kuah lagi, cincangan bawang putih dan daun bawang, karena itu semua free kalau kamu ingin nambah. Kuah kaldunya itu looohh.. nyummy..

Bihun Bebek Kumango ini terletak di Jalan Kumango area Kesawan (Lokasi Bihun Bebek Kumango Asie) mulai berjualan dari pukul 7 pagi dan biasanya sudah habis sebelum jam makan siang dan perlu diketahui setiap hari Minggu mereka tutup. Catet!

6. Ichi Dough

Ichi Dough berada pada ruko bagian depan mal. Posisi persisnya adalah di samping Aniu Dessert House dan di seberang Samwon Express. (Lokasi Ichi Dough, Medan) Dengan konsep baked & brewed, lantai 1 menampilkan display bakery, pastry, dan aneka jenis kue. Sedangkan di bagian belakang, terdapat beberapa dining table, serta open kitchen yang dapat disaksikan apabila kita menuju ke lantai 2.

Belum sampai menapakkan kaki di lantai 2, sebuah area dengan model meja bar dengan jejeran kayu menjadi tempat pemberhentian sejenak. Sebuah mesin kopi, beberapa grinder, aroma kopi, dan beberapa kursi bar melengkapi area bar ini. Beberapa langkah kemudian, sampailah di lantai 2. Sebuah sofa panjang dengan bantal yang berjejeran menjadi daya tarik apabila anda ingin duduk santai dengan bantal dan sofa empuk.

Interior dari Ichi Dough

Menu yang dihadirkan kebanyakan merupakan light bites, menu breakfast, pasta, toasties, dan sliders. Selain minuman yang fancy, sepertinya pengelola Ichi Dough lebih fokus di segmen kopi, terutama third wave coffee.

Menu favorit di Ichi Dough

Dari kesemuanya, interior dari Ichi Dough merupakan salah satu faktor paling esensial, terlepas dari konsep bakery dan cafe yang berada di bangunan yang sama. Tempat ini menjadi tempat favorit saya ke Medan karena selalu pas untuk perjalanan bisnis yang membutuhkan tempat untuk berdiskusi atau sekedar makan sambal membuka laptop.

7. Pilastro

Disaat kopi menjadi tren kuliner di Indonesia, Pilastro hadir meramaikan industri kuliner Medan di segmen cafe. Cafe ini terletak pada Jalan Bukit Barisan, sebelah utara Lapangan Merdeka (Lokasi Pilastro, Medan) Dari luar, cafe ini terkesan homey dengan kombinasi green leaves dan earthy wood element. Memasuki ruangan 1, terdapat bar dan beberapa meja dengan space yang cukup luas antar satu sama lain. Pemakaian furniture yang modular memudahkan manajemen untuk menggabungkan meja apabila pengunjung yang hadir cukup banyak tanpa mengganggu pengunjung lainnya. Setelah diamati, ada 4 space di cafe ini, smoking dan non-smoking yang dibagi menjadi 2 lantai.

Interior Pilastro, Medan

Penjelasan dari pelayan sangat dibutuhkan disini, kecuali anda sudah berpengetahuan luas mengenai kopi. Ada beberapa jenis biji kopi yang bisa dijadikan menu minuman beserta cara penyajiannya. Salah satu menu molecular gastronomy yang cukup unik dan selalu direkomendasikan oleh pelayan disini ialah Con Heilo (28rb). Con Heilo ini merupakan signature creation dari Ronald Prasanto (executive consultant Pilastro) yang mana merupakan single shot espresso dicampur dengan  orange peel dengan treatment khusus. Cara minumnya pun unik. Teguk setengah cangkir kopi, tahan 5 detik, kemudian habiskan langsung. Tegukan pertama membangun sensory taste di lidah dan kerongkongan, memberi sensasi pahit dari kopi yang perlahan build up. Tegukan terakhir akan terasa asem dan menggelitik kerongkongan.

Jika kamu bukanlah penggemar kopi, kamu dapat mencicipi Matcha Latte (35rb) dan Ice Coffee Jelly (32rb). Kalau dari segi makanan, masakan di resto ini cukup memuaskan.

Kopi andalan di Pilastro, Medan

8. Warung Kopi Srikandi

Warung Kopi Srikandi yang biasa saya kunjungi adalah yang terletak di Merdeka Walk. Walaupun Warung Kopi Srikandi ada juga di Medan Plaza Fair lantai 4, saya lebih suka yang di Merdeka Walk karena tempatnya yang strategis dan semi outdoor.  (Lokasi Warung Kopi Srikandi)

Kopi hitam panas srikandi

Salah satu menu spesial disini adalah “Mie Goreng Srikandi”dan “Tahu Pong”. Tahu pong ini sederhana saja, tahu goreng dengan colekan sambel kecap. Mie goreng Srikandi (Rp 18.000) lumayan enak dan ada sedikit rasa spicyness, hanya saja mungkin terlalu banyak memakai kecap manis, rasanya agak manis.

Untuk makanan ringannya, ada Roti Bakar Keju (Rp 12.500), Kulit Ayam Crispy (Rp 17.000). Untuk Kulit Ayam Crispy di warung Kopi Srikandi ini rasanya juga sangat lezat dan aromanya wangi. Dari makanan ringan yang dipesan, yang paling mengesankan adalah roti bakar keju. Perpaduan Cheese dan Roti tersebut pas. Minuman yang pas untuk menemani toast yang asin ialah kopi susu Srikandi (Rp 12.000) yang menggunakan biji kopi Aceh dan teknik seduh.

Cemilan yang patut dicoba di Warung Kopi Srikandi

Dengan harga yang cukup ekonomis dan beralasan, warung kopi Srikandi bisa jadi salah satu alternatif tempat makan dan hangout di Kota Medan.

9. Wajir Seafood

Wajir Seafood, tempat makan seafood ini selalu ramai setiap malamnya. Aneka hidangan seafood tersaji disini seperti aneka ikan, kepiting, udang dan cumi-cumi. Menu favorit saya adalah Cumi Telur Asin. Cumi yang digoreng dengan balutan telur asin. Terus terang ini pertama kalinya saya mencoba seafood yang dibumbu telur asin. Kenyalnya daging cumi segar berpadu manis dengan rasa telur asin yang kentara tetapi dengan rasa asin yang tidak terlalu menyengat. Ini jadi menu favorit saya disini. Harga: Rp 20.000/porsi. Yihaaaa~

Tidak jauh berbeda dengan Cumi Telur Asin, coba juga Udang Goreng Telur Asin. Udang yang tampaknya digoreng dengan balutan tepung yang sudah dicampur dengan telur asin. Yang unik, bagian kepala udang yang biasanya kita buang, di sini menjadi sayang kalau dibuang. Renyah dan lezat. Harga: Rp 35.000/porsi.

Tidak pas kalau makan seafood tanpa ditemani sayuran. Nah di Wajir Seafood ini yang perlu dicoba adalah Kangkung Belacan Seafood-nya. Seperti Cah Kangkung, tapi bumbu yang digunakan adalah belacan alias terasi yang membuat cita rasa yang unik dan lezat dari menu yang satu ini. Belum lagi potongan daging seafood seperti udang dan cumi, yang membuat menyantap kangkung belacan ini menjadi lebih asik. Harga: Rp. 13.000,-

Wajir Seafood ini berada di Jl Kol Sugiono, dekat dengan Hotel Hermes (Lokasi Wajir Seafood). Untuk hari senin sampai jumat, wajir seafood buka dari jam 16.00 – 23.00 WIB sedangkan di akhir pekan, aneka hidangan seafood disini bisa dinikmati mulai dari jam 11 siang. Tempatnya sendiri berada di pelataran ruko, di udara terbuka. Ketika saya datang kesana di malam rabu (yang bukan weekend), tampak banyak pengunjung yang tengah bersantap disini sehingga hampir-hampir kami tidak kebagian meja. Wah, gimana kalo akhir pekan ya? Jadi, kalo sedang di Medan, sempatkanlah menikmati makan malam di Wajir Seafood ini…

Keramaian di Wajir Seafood

10. Mie Tiong Sim Selat Panjang

Rekomendasi tempat makan ini dikhususkan bagi kamu yang bisa makan makanan non halal. Jika kalian ingin berkunjung atau mencoba Mie Tiong Sim Medan patokan yang dapat kalian temukan yaitu hotel Swiss Bellinn Medan dimana tepat di belakang hotel tersebut merupakan salah satu daerah kuliner di Medan yaitu daerah selat panjang. (Lokasi Mie Tiong Sim, Selat Panjang) Selain Mie Tiong Sim, kalian bisa kulineran dengan menjajaki toko ataupun PKL lainnya loh disini.. karena pada malam hari, jalanan ini diokupansi oleh PKL dan restoran sehingga kendaraan bermotor sulit untuk melewatinya. Banyak sekali pengunjung yang datang ketika malam hari.

Selat Panjang, Medan

Jika kalian menggunakan taxi/becak kalian cukup mengatakan daerah Selat Panjang.Daerah kuliner Selat Panjang sendiri mulai beraktifitas dari sore hari, walaupun sebenarnya pada pagi hingga siang hari terdapat beberapa ruko yang sudah mulai berjualan. Namun jika kalian ingin meliat suasana keramaian tempat tersebut kalian bisa berkunjung setelah ibadah sholat maghrib.

Kedai Mie Tiong Sim di Selat Panjang, Medan

Saat pertama kali memesan satu porsi Mie Tiong Sim Medan, kalian akan ditanya terlebih dahulu apakah mau campur atau tidak. Maksud dari kata campur ialah menggunakan daging babi, jika tidak maka tidak ada daging babi yang ditaruh dalam mangkok mie yang kalian pesan.

Kurang lebih setelah 10 menit memesan, satu porsi Mie Tiong Sim telah disajikan beserta satu mangkok kuah mie. Karena gue penasaran daging babi yang telah dicampurkan tersebut telah berupa daging suir seperti potongan ayam, kemudian terdapat satu pangsit. Untuk soal rasa mie tersebut gue tidak mencobanya sama sekali, namun untuk kuahnya sendiri gue mencoba bahwa kuah tersebut terasa sangat segar.

Untuk soal harga Mie Tiong Sim Medan dengan porsi campur yaitu seharga 25k.

Mie Tiong Sim

11. Martabak Piring

Martabak piring ialah cemilan unik yang ada di kota Medan. Salah satu martabak piring yang terkenal di Medan ialah Martabak Murni. Terkenalnya sih pasca masuk TV karena disponsori oleh Ceres, meses coklat yang dipakai dalam pembuatan cemilan ini.

Gerai yang menempati sebuah pojok diantara Jalan Bogor simpang Jalan Selat Panjang ini menjadikannya sangat strategis, karena seperti yang diketahui Jalan Selat Panjang merupakan pusat jajanan kuliner chinese street food. (Lokasi Martabak Piring, Selat Panjang, Medan)

Martabak piring sebenarnya cemilan lebih mirip seperti pancake, karena adonan dasar yang hampir serupa. Cara masaknya lumayan unik nih. Tungku panas yang berisi arang dengan suhu tertentu sudah dipersiapkan. Selanjutnya piring dengan diameter satu jengkal dilumuri adonan. Ada 2 adonan yang dipakai, yang satu buat martabak tipis lebih encer, dan satunya lagi pekat sesuai untuk suhu panas yang lebih lama. Piring tersebut kemudian ditaroh diatas arang hingga beberapa menit, lalu ditaburilah gula dan topping sesuai pesanan.

Dan ketika malam menjelang, ramailah yang antri menunggu martabak Murni ini. Proses masaknya sih ga lama, hanya saja kuantitas yang dibeli tiap pengunjung membuat anda harus sedikit bersabar. Buat saya yang paling enak itu polos, dalam arti hanya diolesi mentega dan sedikit taburan gula pasir, dan dinikmati selagi hangat dan crispy, karena aroma dari adonannya begitu asli.

Martabak Piring Murni, Selat Panjang, Medan

Sekian 11 rekomendasi tempat makanan atau wisata kuliner yang patut dicoba di Kota Medan. Rencananya, saya akan buat postingan terpisah mengenai tempat kopi enak di Kota Medan. Nggak asik kan kalau ke Kota Medan tapi nggak coba kopi khas Sumatera Utara ini. Sekian cerita hari ini. Yuk ke Medan!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s